BKPRMI Peduli Stunting di Jeneponto

JENEPONTO, MEDIAUKHUWAH – Kabupaten Jeneponto salah satu daerah di Sulawesi-selatan yang paling banyak berkontribusi angka stunting dengan angka 37,9 persen dan yang paling rendah adalah Kota Makassar 18,8 persen.

DPD BKPRMI baru baru ini melakukan Acara SILAKDA (Silaturrahmi Kerja Daerah) 5 Lembaga yang bertempat di Aula Dinas Kesehatan yang bertujuan membahas kinerja yang akan dilaksanakan selama kepengurusan. Lembaga Pemberdayaan dan Penguatan Kesehatan Masyarakat (LPPKM) BKPRMI salah satu program kerjanya yang akan dilaksanakan adalah kerja sama dengan dinas kesehatan melalui MOU nota kesepahaman untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Jeneponto.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami selaku direktur lembaga LPPPKM BKPRMI akan melakukan tanda tangan MOU dengan Dinas kesehatan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Jeneponto”. Ucap Akmal

Di tempat lain Ketua Umum BKPRMI Salihuddin, membenarkan baru saja melaksanakan SILAKDA dari 5 lembaga naungan BKPRMI. Salah satu program BKPRMI melalui lembaga LPPPKM adalah akan bekerjasama dengan dinas terkait dalam hal penurunan stunting antara lai Dinas Kesehatan dan dinas BKKBN Kab. Jeneponto.

“Kalo tidak ada halangan dalam waktu dekat kami DPD BKPRMI akan melakukan kerjasama Dinas kesehatan dan BKKBN melakukan tanda tangan MoU”. Komentar Salihuddin

2 hari ini DPD BKPRMI bekerjasama dengan JOIN melakukan pelatihan Jurnalisme untuk melahirkan Kader BKPRMI yang handal dalam menulis berita dan siap membantu pemerintah kabupaten Jeneponto keluar dari zona daerah Stunting dengan mengerakkan kader memberi edukasi kepada Masyarakat tentang pentingnya kesehatan melalui perilaku hidup bersih dan sehat.

Kabupaten Jeneponto salah satu daerah di Sulawesi-selatan yang paling banyak berkontribusi angka stunting dengan angka 37,9 persen dan yang paling rendah adalah Kota Makassar 18,8 persen.

DPD BKPRMI baru baru ini melakukan Acara SILAKDA (Silaturrahmi Kerja Daerah) 5 Lembaga yang bertempat di Aula Dinas Kesehatan yang bertujuan membahas kinerja yang akan dilaksanakan selama kepengurusan. Lembaga Pemberdayaan dan Penguatan Kesehatan Masyarakat (LPPKM) BKPRMI salah satu program kerjanya yang akan dilaksanakan adalah kerja sama dengan dinas kesehatan melalui MOU nota kesepahaman untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Jeneponto.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami selaku direktur lembaga LPPPKM BKPRMI akan melakukan tanda tangan MOU dengan Dinas kesehatan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Jeneponto”. Ucap Akmal

Di tempat lain Ketua Umum BKPRMI Salihuddin, membenarkan baru saja melaksanakan SILAKDA dari 5 lembaga naungan BKPRMI. Salah satu program BKPRMI melalui lembaga LPPPKM adalah akan bekerjasama dengan dinas terkait dalam hal penurunan stunting antara lai Dinas Kesehatan dan dinas BKKBN Kab. Jeneponto.

“Kalo tidak ada halangan dalam waktu dekat kami DPD BKPRMI akan melakukan kerjasama Dinas kesehatan dan BKKBN melakukan tanda tangan MoU”. Komentar Salihuddin

2 hari ini DPD BKPRMI bekerjasama dengan JOIN melakukan pelatihan Jurnalisme untuk melahirkan Kader BKPRMI yang handal dalam menulis berita dan siap membantu pemerintah kabupaten Jeneponto keluar dari zona daerah Stunting dengan mengerakkan kader memberi edukasi kepada Masyarakat tentang pentingnya kesehatan melalui perilaku hidup bersih dan sehat.

(Penulis : Akmal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *