Calon Jurnalis BKPRMI Jeneponto Dibekali Pemahaman tentang Materi HOAX

Jeneponto, Mediaukhuwah – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Jeneponto menggelar pelatihan jurnalistik dengan tema “Membangun Jurnalistik Kreatif dengan Sinergi Dakwah Media Ukhuwah”.

Acara yang digelar selama dua hari itu
dipusatkan di aula Kantor BLK Depnaker Jeneponto Jalan Abdul Jalil Sikki, Balang, Kecamatan Binamu, Sulawesi Selatan, Minggu (31/7/2022).

BKPRMI bekerjasama dengan JOIN memberikan bekal etika seorang jurnalistik kepada  peserta pelatihan dimana pelatihan kali ini di hadiri langsung oleh Direktur Pusdiklat JOIN Nasional Zulkarnain Hamson sekaligus Pemateri.

Salah satu materi yg di sampaikan beliau terkait perbedaan Page News dan berita hoax. Dalam penulisan berita terkait suatu peristiwa jurnalis perlu membedakan yang mana berita bohong yang mana berita sensasi yang saat ini dikenal dengan berita hoax.

“jadi memberitakan suatu peristiwa sah sah saja selama faktanya ada jangan berani menulis kalo tidak ada fakta karena itu berita bohong namanya” kata Zulkarnain.

“beda dengan berita Hoax bisa saja seorang jurnalis memberitakan tentang nama atau tempat yang nyata adanya tetapi orang yang membaca kecele atau salah tanggap terkait isi berita itu gunanya memancing pembaca, ini salah satu trik untuk membuat berita sensasi biar bisa viral” lanjutnya

Selama acara pelatihan, peserta sangat antusias mengikuti materi dan di akhir acara para peserta diberi tugas untuk untuk menulis sebagai prasyarat tanda kelulusan dan berhak mendapatkan sertifikat sebagai peserta dan calon Jurnalis media dakwah Ukhuwah.

“Peserta harus menulis berita di media ukhuwah dan rilis sebagai syarat kelulusan dan mendapatkan sertifikat jurnalis dari BKPRMI dan JOIN” kata Salihuddin ketua Umum BKPRMI. (Red. Akmal Arasy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *