Jeneponto, Media Ukhuwah – Pelatihan Jurnalisme Dakwah dengan tema “Membangun Jurnalistik Kreatif dengan Sinergi Dakwah Media Ukhuwah” kerjasama DPD BKPRMI dengan DPD JOIN Kabupaten Jeneponto. Di tengah Materi “Direktur Pusdiklat JOIN Indonesia, Bapak Zulkarnain Hamson, S.Sos.,M.Si.,C.PS, didalam pesan materinya menyampaikan bahwa berita apapun itu kalau tidak berangkat dari niat yang baik maka berita itu akan mengarah ke berita yang tidak berkeadilan. Bukan hanya itu materi beliau memberikan kesempatan untuk para peserta memiliki bukunya yang berjudul Etika Jurnalistik.
Ssalah satu peserta Pelatihan Jurnalisme Dakwah, Reskiawan menyimpulkan dalam hasil memperhatikan materi, maka program apapun yang dicanangkan oleh seorang pemimpin kalau tidak dibangun suplai kesadaran manusia melalui niat baik yang suplainya ummat Islam adalah Al-Qur’an dan Hadis, maka program itu akan gagal dengan sendirinya. ucap Reskiawan
Seperti dalam penjelasan hadits berikut :
عَن ابِي عَبٌاسٍ رَضَيِ اللٌهُ عَنُهمَا قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلَيِ اللٌهُ عَلَيهِ وَسَلَمَ اِنَ الٌذِي لَيسَ فيِ جَوفِه شَي مِنَ القُرانِ كَالَبيتِ الخَرِبِ. (رواه الترمذي وقال هذا حديث صحيح ورواه الدارمي والحاكم وصححه)
Dari Abdullah bin Abbas r. huma. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya seorang yang tida ada sedikitpun Alquran dalam hatinya adalah seperti rumah kosong”. (HR. Tirmidzi)
Perumpamaan rumah kosong itu mengandung maksud yang halus, sebagaimana ungkapan peribahasa, “Otak manusia yang tidak bekerja adalah tempat setan bekerja”.
Demikian juga hati yang kosong dari kalamullah akan banyak dipengaruhi oleh setan. Hadits diatas menyatakan betapa penting menghafal Alquran, sehingga hati yang tidak menyimpan kalamullah telah diumpamakan seperti rumah kosong.
Abu Hurairah RA berkata, “Rumah yang di dalamnya terdapat bacaan Alquran, maka keluarga serta kerabatnya akan bertambah dan keberkahan serta kebaikan akan memenuhi ahli rumah tersebut. Malaikat akan turun memenuhi rumah itu, dan setan akan keluar darinya.
Sebaliknya rumah yang tidak dibacakan Alquran, maka akan diliputi oleh kesempitan dan ketidakberkahan, malaikat akan keluar dari rumah itu, dan setan akan memenuhi rumah itu.
Setiap Tindakan keberhasilannya di ukur seberepa positifkah keadaan niat kita. Begitupun dalam melaksanakan profesi ataupun pekerjaan. Maka mensuplai niat mari kita Gemar Baca Al-Qur’an. (Penulis Reski)





